3 Tips Mencegah Kembar Siam

Sumber: kumparan.com

Kembar siam merupakan kondisi yang menyebabkan bayi kembar memiliki organ atau bagian tubuh yang menyatu satu sama lain. Menurut bidanku.com kembar siam atau kembar dempet adalah kondisi dimana bayi yang lahir berdembetan karena kegagalan zigot bayi kembar indentik yang gagal dalam pembelahan. Kembar siam ini biasanya dibarengi dengan ketidaksempurnaan dari organ tubuh bayi. Tentunya ini adalah kondisi yang tidak diinginkan karena dapat menyulitkan bayi ketika beraktivitas dan tentunya akan terjadi risiko-risiko penyakit lain. Lalu bagaimana cara mencegahnya? Menurut klikdokter.com kembar siam belum diketahui penyebabnya secara pasti hingga belum ada metode mencegah kembar siam yang efektif. Namun, mencegah kembar siam dapat dilakukan dengan tips sebagai berikut.

  1. Menjaga Kesehatan Selama Kehamilan. 

Kesehatan ibu dan janin sangat penting untuk diperhatikan. Kamu dapat mengurangi risiko kembar siam dengan mengurangi obat saat hamil atau hanya menggunakan obat yang disarankan oleh dokter. Jangan sampai zat kimia yang berbahaya dan dapat menganggu janin masuk dalam tubuhmu. Perhatikan kandungan makanan dan obat-obatan yang kamu konsumsi. 

  1. Waspada Tanda Kehamilan 

Waspadalah pada setiap perubahan tanda pada gejala kehamilanmu. Terutama ketika awal kehamilan. Bahkan beberapa wanita tidak menyadari bahwa mereka sedang hamil dan malah mengonsumsi makanan dan obat yang tidak cocok untuk ibu hamil. Rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan akan membuat risiko kembar siam menjadi kecil.

  1. Pehatikan Kebutuhan Nutrisi

Ini merupakan hal yang penting bagi ibu hamil. Tidak hanya kebutuhan nutrisi sang ibu, namun juga dengan janin. Minggu awal kehamilan merupakan proses pembentukan organ yang sangat penting. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi kamu dapat mencegah kembar siam terjadi.

Banyak hal yang harus diperhatikan oleh wanita yang sedang hamil. Pemenuhan kebutuhan nutrisi biasanya terganggu dengan reaksi tubuh pada bau-bauan dan berkurangnya nafsu makan. Namun, hal tersebut harus dilawan agar nutrisi ibu dan bayi dapat dipenuhi. 

Untuk mengetahui apakah bayimu kembar siam atau bukan, kamu dapat mengunjungi dokter untuk didiagnosis. Diagnosis dapat berupa pemeriksaan ultrasonografi sejak akhir trisemester pertama pada kehamilan. Ini juga dibarengi dengan ekokardiografi untuk menentukan derajat penyatuan kedua janin dan fungsionalitas organ pada masing-masing janin. MRI (magnetic resonance imaging) juga dapat dilakukan jika dibutuhkan untuk menghasilkan pencitraan yang lebih rinci tentang bagian tubuh yang menyatu dan organ yang terbagi. 

Apa yang menyebabkan kembar siam terjadi? Menurut hellosehat.com kelahiran bayi kembar terjadi ketika sel telur telah dibuahi membelah diri dan berkembang menjadi dua janin. Kembar siam terjadi karena bakal janin terlambat membelah diri padahal proses pembentukan jaringan terus terjadi. Hasilnya, terdapat beberapa organ janin yang masih terhubung satu sama lain. Ada beberapa teori tentang terjadinya kondisi ini. dapat karena kembar identik yang dibuahi oleh sel sperma membelah dan berkembang menjadi dua janin dan mengalami lebih lambat membelah dari delapan hingga dua belas hari pasca konsepsi. Teori lainnya menduga bahwa dua embrio yang sebenarnya terpisah menyatu pada perkembangan awal. Ada pula teori yang menyebutkan bahwa kembar siam merupakan faktor genetik di mana jika memiliki riwayat kembar siam makan risiko melahirkan kembar siam menjadi lebih tinggi. 

Itulah tips yang dapat kamu lakukan untuk mencegah kembar siam. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan berkonsultasi dengan dokter agar risiko terjadinya kasus kembar siam menjadi rendah.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>